DIVE WALKER BALI – LAPORAN KUNJUNGAN

Dive Walker

Daftar Marine Sports Top > Dive Walker > Laporan Kunjungan

Pada tanggal 11 Agustus 2009,kami mengunjungi lokasi aktivitas Dive Walker yang terletak di Nusa Dua!Dive Walker dapat dilakukan oleh siapa saja meskipun tidak bisa berenang atau diving, aktivitas marine sports baru.Pada dasarnya aktivitas ini sejenis dengan Seawalker di Sanur atau Marine Walk di Lembongan.Untuk letak perbedaannya Anda bisa menemukannya sendiri.Kali ini Konishi dan Tanaka melakukan kunjungan ke Dive Walker.

Bagaimana ya kalau tidak bisa berenang!? Oleh Konishi
Tanjungbenoa, 10:30 am Tanjung Benoa sangat dekat dengan Nusa Dua.Dari kantor kami di Jimbaran kurang lebih 10 menit dengan sepeda motor.Setelah sampai dan masuk ke dalam,di situ terdapat tempat parkir,restoran dan di depannya pantai!!Hari ini cuaca sangat bagus,jadi saat paling tepat untuk menyelam♪
Parking and the thatched roof of restaurant
Atap restoran terbuat dari jerami……suasana Bali asli
Beach Reception
Hari ini cuaca bagus!! Di sini merupakan pusat permainan marine sports,jadi banyak orang yang melakukan parasailing,jet ski atau permainan marine sports lainnya. Menuju ke bagian resepsionis untuk menyelesaikan pembayaran dan mengisi formulir.Staf bisa berbicara bahasa Jepang sedikit saja.
Dressing room (old)

Melihat ruang ganti,toilet dan locker!
Ada 2 buah ruang ganti,tetapi agak tua seperti yang dapat dilihat pada foto.Apa cuma saya saja ya yang tertawa setelah melihat tulisan DRESSING ROOM pada kamar itu!?.Ruang ini terdapat kunci tetapi disarankan untuk memakai pakaian renang dari hotel.

Toilet biasa dan locker sama sekali tidak ada masalah.Kunci locker dibawa sendiri.

Flush WC Locker
Wear diving suit Good cushion shoes
Memakai pakaian menyelam dalam keadaan masih mengenakan pakaian renang. Memakai sepatu khusus untuk melindungi kaki
Accompanies Instructor
Secara kebetulan hari ini terdapat tamu dari kantor kami yang datang untuk ikut Dive Walker! Persiapan sudah selesai. Bapak Nyoman,seorang instruktur yang badannya berotot,menjelaskan isyarat-isyarat saat menyelam menggunakan bahasa Jepang meskipun tidak lancar.
Aiko is ready to go. Mengambil kamera bawah air,dan persiapan selesai.
Small boat View of sea shore
Sekarang waktunya berangkat!Menuju ke poin penyelaman naik pontoon atau perahu motor kecil Menuju ke arah Nusa Dua!Di sebelah kanan banyak berjajar hotel mewah.Saya naik perahu sambil berbincang-bincang.
Small boats around diving point, 11:25 am
Tidak sampai 10 menit tiba di poin!Jaraknya dari pantai tidak begitu jauh,tetapi mempunyai kedalaman antara 6 sampai 7 meter.Laut di sekitar sini banyak ditemui orang yang melakukan snorkeling dan tour ke Pulau Penyu. (*^-゚)v♪
Helmets and oxygen tank 25 kg helmet with yellow hose
Fasilitas di pontoon.Tangki dihubungkan dengan selang berwarna kuning ke helm untuk mengaliri oksigen. Wah seperti helm astronot ya! Sebenarnya helm ini berat sekali lho!Setelah saya tanyakan pada staf,katanya”mungkin beratnya sekitar 25kg”!!.
Wight band on waist Climbing down a ladder

Peserta ditanya berat badan masing-masing karena badan akan diberi pemberat.Beritahukan berat badan Anda yang sebenarnya ya!!

Konishi mengenakan sabuk khusus seberat 5 kg,ini saja rasanya berat sekali! Kemudian satu lagi, memakai perlengkapan oksigen jika terjadi keadaan darurat.Konishi yang tidak bisa berenang merasa tegang, dan berkali- kali menanyakan kepada instruktur cara menggunakan oksigen saat keadaan darurat. Meskipun tidak enak dilihat oleh peserta lain di sekelilingnya ( ̄Д ̄;;

Wear helmet Sink into the water
Apa boleh buat,saya beranikan diri masuk ke dalam air.Konishi yang biasanya tidak kuat dingin, sepertinya kali ini sama sekali tidak merasa kedinginan dan langsung masuk ke dalam air! Setelah badan masuk ke dalam air hingga pada bagian bawah leher,instruktur memakaikan helm dari atas.Rasanya berat di bahu…dan setelah itu masuk ke dasar laut.
Climbing down a ladder slowly, step by step.

Dari sini,gambar diambil dengan kamera bawah air canggih.Lokasinya lebih dalam dibandingkan dengan lokasi Seawalker!!Menuruni tangga yang tinggi secara perlahan-lahan.

Salah satu yang menarik dari Dive Walker ini yaitu setiap peserta didampingi oleh seorang instruktur!Para instruktur lengkap dengan peralatan menyelam selalu mendampingi peserta selama melakukan aktivitas di dalam air.

Saat menuruni tangga,setiap kali melangkah, telinga mendenging. Meskipun turun dengan perlahan-lahan tetapi instruktur selalu mendampingi dengan senang hati. Setelah sampai di dasar laut,situasinya terasa tenang!!

Feeding fish Diver takes pictures of us.
Sekarang waktunya memberi makan ikan! Kerumunan ikan mendekati botol yang berisi makanan(>▽<) Waah banyak sekali!! Setelah saya menyerahkan kamera pada instruktur,kemudian instruktur mengambil banyak foto dari segala arah!Saya pikir memang perlu membawa kamera bawah air sendiri♪
Fish gathering for food Coba lihat,ikan-ikan datang untuk makan!! Ikan-ikan berkerumun,saya hampir tidak bisa melihat apa yang ada di depan saya,rasanya menyenangkan♪Jari-jariku rasanya geli tersentuh ikan-ikan ini
(/ー ̄)/
Holding the handrail and playing with fish
Sambil memegang besi pegangan yang dipasang di dasar laut,peserta memberi makan ikan,berfoto dan melihat terumbu karang!Seperti halnya seawalker,aktivitas ini hampir tidak berjalan atau pindah-pindah di dasar laut,jadi mungkin tidak cocok disebut”jalan-jalan di dasar laut”.
Aiko and many fish Fish and ladder
Tropical fish
Saya menyerahkan kamera kepada instruktur,dan dia mengambil foto binatang laut seperti pada gambar!Dalam ruang yang terbatas seperti ini,juga banyak kehidupan seperti ini ya,Woow!!w(*゚o゚*)w
Climbing up ladder Glass window bottom of boat
Waktu penyelaman selama 30menit mungkin pendek,tetapi jika kita melakukannya akan terasa cukup lama!Sekarang naik ke atas.Peserta lain merasa senang dan berkata”tadi saya melihat ikan mirip seperti Nimo!”ヾ(@^▽^@)ノ Kembali ke pantai dengan perahu motor kecil. Bagian dasar perahu terbuat dari kaca jadi bisa melihat pemandangan dalam air yang indah, tetapi sayang saya tidak bisa melihat ke bawah karena mabuk laut saat menunggu perahu tadi…Staf kami Tanaka yang menunggu di pontoon wajahnya kelihatan pucat.
Take shower Shuttle car
Mandi shower untuk bilas setelah selesai aktivitas.Tapi di sini tidak ada pelayanan pemakaian handuk gratis lho! Jika paket termasuk layanan antar jemput, maka transport dari Dive Walker akan mengantar peserta kembali ke hotel.
Dive Walker: Aiko’s impression

Beberapa hari yang lalu,kami melakukan aktivitas Dive Walker,dan ini merupakan ke-2 kalinya saya melakukan Dive Walker.Karena sudah lama tidak mandi di laut jadi rasanya sangat tegang,tetapi setelah masuk ke dalam air rasanya “tenang♪”.Salah satu yang menarik pada Dive Walker yaitu setiap peserta didampingi oleh seorang instruktur.Selain itu,keselamatan peserta sangat diutamakan,dengan melengkapi setiap peserta dengan oksigen untuk keadaan darurat.Selain Bapak Nyoman,semua instruktur tidak dapat berbahasa Jepang,tetapi bagaimanapun juga di dalam air kita tidak dapat berbicara,hanya menggunakan isyarat.
Untuk Seawalker dilakukan di laut daerah Sanur,sedangkan Dive Walker di laut daerah Benoa.Lokasi Dive Walker jauh dari Sanur dan Ubud,tetapi dekat dengan daerah Nusa Dua dan Jimbaran.


Sebagai pertimbangan,di sini ruang ganti agak tua,asuransi lebih kecil jika dibandingkan dengan tempat aktivitas yang sejenis lainnya,tidak termasuk pemakaian handuk dan makan.Tetapi dilihat dari segi harga cukup murah,jadi kami rekomendasikannya atas pertimbangan tempat poin,isi paket dan harganya yang murah!

※ Laporan kunjungan ini berdasarkan data dan informasi saat melakukan kunjungan.Isi dalam laporan dapat mengalami perubahan tanpa pemberitahuan sebelumnya.Selain itu,dalam laporan kunjungan ini terdapat pendapat dan kesan-kesan dari staf yang berkunjung,bukan jaminan tetapi digunakan untuk acuan/referensi saja.

Juru foto di darat Oleh Tanaka
Dive Walker: Takumi’s impression

Tamu yang ikut aktivitas ini berasal dari berbagai negara termasuk dari Jepang.Suasana Bali asli juga dapat dirasakan di kantor Dive Walker ini.Dari pantai sampai ke pontoon naik perahu motor kecil memakan waktu antara 5 sampai 10 menit,dari laut terlihat hotel-hotel mewah di wilayah Nusa Dua.Laut di sini lebih indah daripada yang saya duga sebelumnya.Karena letak poin Dive Walker lebih dekat dengan Nusa Dua daripada Tanjung Benoa yang ramai dengan aktivitas marine sports,jadi lokasinya sangat tenang.Pada kunjungan kali ini saya bertugas mengambil foto dari atas pontoon.S aya mabuk laut karena kurang lebih selama 1 jam berada di pontoon yang terus bergoyang terkena ombak. Bagi yang tidak ikut menyelam seperti saya boleh menunggu di pontoon,tetapi harus tahan selama 1 jam karena pontoon terus bergoyang terkena ombak.Bagi yang tidak tahan dan mungkin mabuk laut lebih baik menunggu di darat sambil minum kopi Bali.

※ Makanan dan minuman dengan biaya sendiri.Enam orang staf yang berada di pontoon khawatir dengan kondisi saya yang mabuk laut.Tetapi mereka tidak bisa berbahasa Jepang. Dive Walker menyajikan aktivitas menyenangkan dengan harga murah.

Dive Walker
Poin Rekomendasi
  • 1.Harga murah!
  • 2.Setiap peserta didampingi oleh seorang instruktur!
  • 3.Akses dari daerah wisata bagian selatan bagus!
Keterangan Lain

Setelah selesai penyelaman, saat menunggu perahu untuk kembali,instruktur menyelam ke laut dengan membawa seruit!!5 menit kemudian muncul dengan membawa ikan tangkapan sambil berkata”ikan ini enak lho!!” bawa pulang dan dimasak. Wah hebat ya!!

Daftar Marine SportsDive WalkerHalaman Atas Laporan KunjunganBooking & Pertanyaan

≪Pertanyaan≫
おすすめスポンサーサイト

パートナー企業